• distributor tepung beras
  • produsen tepung ketan
  • pabrik tepung beras
Tepung Beras

Supplier Tepung Tapioka

Supplier Tepung Tapioka

Supplier tepung tapioka ternyata akan menghasilkan tepung tapioka. Tepung tapioka merupakan tepung pati yang berasal dari ekstrak umbi singkong. Tepung tapioka juga dikenal sebagai tepung singkong atau tepung kanji. Tepung tapioka teksturnya agak mirip dengan tepung sagu, sehingga banyak orang yang tertukar dengan kedua tepung ini. Tapioka sendiri berasal dari bahasa Portugis, yaitu tapioca yang artinya pati ubi kayu.

Cara pembuatan tepung tapioka

Seperti yang telah dikatakan di atas, tepung tapioka terbuat dari pati singkong. Proses pembuatannya bisa dikatakan cukup panjang. Untuk mengekstrak singkong, umbi singkong harus dikupas kulitnya, dicuci, dan harus diparut terlebih dahulu. Hasil parutannya harus digilas lagi, dicampur dengan air dan kemudian diperas. Proses tersebut dilakukan untuk mengeluarkan butir-butir patinya dan terbuang bersama air. Setelah itu, disaring untuk dipisahkan dari sisa-sisa ampas, saat air bercampur pati singkong, kemudian didiamkan agar patinya mengendap. Lalu, air dibuang dan hasil endapan patinya dijemur sampai kering hingga menjadi tepung.

Tepung tapioka bisa dibuat secara manual dalam skala rumah tangga atau dengan menggunakan mesin dalam skala industri menengah serta besar.  Tepung tapioka juga bisa dibuat dari gaplek, yaitu ubi ketela pohon. Namun, prosesnya akan lebih lama karena harus melewati proses bleacing (pemucatan) dengan cara sulfitasi, agar menghasilkan tepung tapioka yang berwarna putih serta memiliki citarasa yang enak. Kandungan yang paling utama dalam tepung tapioka adalah karbohidrat. Ada pula protein, lemak jenuh, dan sodium tapi rendah. Terdapat pula beberapa vitamin dan mineral tapi tidak terlalu signifikan.

Tepung tapioka biasanya digunakan sebagai bahan membuat makanan dan bahan perekat karena sifatnya yang lengket. Ada banyak makanan dan minuman tradisional yang menggunakan tepung tapioka sebagai bahan baku utamanya, seperti beberapa jenis kerupuk, pempek, tekwan, bakso, siomay, pacar cina (mutiara sagu), juga kolak biji salak. Tepung tapioka yang dikenal di Jawa Barat dengan sebutan aci, biasanya untuk membuat cimol (akronim dari aci digemol, atau aci yang dikepal-kepal), cireng (aci digoreng), cilok (aci dicolok), dan cilung (aci digulung, menggunakan bumbu kacang pedas).

Supplier tepung tapioka dan manfaat tepung tapioka yang perlu kamu ketahui

supplier tepung tapioka

Supplier tepung tapioka seharusnya semakin banyak mengingat banyaknya manfaat dalam tepung tapioka. Tepung tapioka ini ternyata bebas gluten, jadi bagi kamu yang alergi gluten sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung tepung ini. Selain itu, tepung tapioka mengandung selenium, tembaga, kalsium, mangan, zat besi, vitamin B6, asam folat, sampai panthothenic. Ada beberapa manfaat tepung tapioka yang perlu kamu ketahui dan tentunya hal ini akan menguntungkan dirimu. Berikut adalah manfaatnya.

Manfaat pertama yang kamu rasakan setelah mengkonsumsi tepung tapioka ini adalah pencernaanmu menjadi lebih sehat. Tepung ini kaya akan serat dan sangat efisien untuk menyehatkan pencernaanmu. Kalau kamu mengalami sembelit, nyeri usus, perut kembung, atau bahkan kanker usus, sebaiknya kamu konsumsi tapioka secara teratur. Manfaat kedua adalah dapat melancarkan sirkulasi darah. Tepung tapioka mengandung zat besi, dan tubuh kita sangat membutuhkan zat besi untuk menghasilkan sel darah baru, mencegah anemia, dan melancarkan sirkulasi darah. Makanya, kamu perlu konsumsi makanan yang terbuat dari tepung tapioka ini.

Manfaat ketiga adalah tingginya asam folat dan vitamin B kompleks yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuhmu. Manfaat berikutnya adalah dapat menurunkan tekanan darah. Kadungan kalium yang terdapat dalam tepung tapioka dapat mengurangi stres pada pembuluh darah dan arteri. Sementara itu, kandungan potasiumnya juga akan bermanfaat menurunkan tekanan darah. Manfaat kelima adalah dapat menambah berat badan dengan cara yang sehat. Jika kamu seseorang yang kesulitan menaikkan berat badan, sebaiknya kamu konsumsi tepung tapioka. Tepung tapioka ini banyak mengandung karbohidrat sehat tapi tidak mengandung lemak jenuh atau tinggi dengan kalori.

Manfaat keenam adalah dapat menguatkan tulang. Zat besi, kalsium, dan vitamin K yang terkandung dalam tepung tapioka dapat membantu mencegah osteoporosis dan osteoarthritis. Manfaat terakhir yang akan kamu rasakan ketika mengonsumsi tepung tapioka adalah akan meningkatkan sistem metabolismu dalam tubuhmu. Banyak yang belum mengetahui bahwa tepung tapioka mengandung protein berbasis nabati yang bermanfaat untuk dapat meningkatkan sistem metabolismu dalam tubuhmu. Jadi, ketika kamu merasakan gejala sakit, kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung tepung tapioka ini.

Baca Juga: Tepung Ketan Bebas Gluten

Perbedaan tepung tapioka dengan tepung-tepung lainnya

Selain tepung tapioka, ada beberapa tepung lain yang dapat kamu gunakan untuk sehari-hari. Jenis-jenis tepung tersebut ada tepung maizena dan tepung terigu. Ketiga tepung ini memiliki perbedaan dan fungsi masing-masing. Untuk menambah wawasanmu, berikut perbedaan antara tepung tapioka, tepung maizena, dan tepung terigu.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tepung tapioka merupakan tepung yang dibuat dari singkong. Biasanya, tepung ini dapat digunakan sebagai campuran pembuatan bakso, siomay, atau kue basah lainnya. Fungsi lain dari tepung tapioka adalah menambah kekenyalan makanan. Tepung tapioka juga tepung yang bebas gluten, jadi tepung ini cocok bagi kamu yang memiliki intoleransi gluten.

Selanjutnya, jenis tepung yang perlu kalian tahu adalah tepung maizena. Tepung maizena merupakan tepung yang berasal dari biji jagung. Tepung ini biasanya digunakan untuk pembuatan kue dan sebagai pengental masakan sup atau saus. Tepung ini juga bisa dicampurkan dengan tepung terigu dan dapat menjadi pelapis makanan yang digoreng renyah.

Terakhir, adalah tepung yang sering kamu gunakan yaitu tepung terigu. Tepung terigu dibuat dari biji gandum dan terbagi lagi dalam beberapa jenis tergantung kandungan proteinnya. Tepun terigu yang memiliki protein tinggi biasanya mengandung gluten yang paling tinggi dan sebaliknya, tepung terigu yang memiliki kandungan protein rendah biasanya mengandung gluten yang paling sedikit. Tepung ini memang sering digunakan dalam setiap masakan Indonesia. Ada beberapa makanan yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan dasar pembuatannya seperti mie, rotie, kue basah, dan juga kue kering. Perbedaan inilah yang membuat supplier tepung tapioka dan tepung-tepung lainnya meningkatkan strategi penjualan mereka agar tidak ada kekurangan bagi masyarakat.